Menggunakan alias

alias merupakan perintah bawaan / built-in shell, berfungsi untuk menyingkat perintah command line. Dengan alias kita cukup memanggil singkatan tersebut seolah sebagai sebuah command. Jika digunakan tanpa opsi atau dengan opsi -p maka akan ditampilkan alias yang sedang digunakan :

[[email protected] ~]$ alias
alias l.='ls -d .* --color=tty'
alias ll='ls -l --color=tty'
alias ls='ls --color=tty'
alias vi='vim'
alias which='alias | /usr/bin/which --tty-only --read-alias --show-dot --show-tilde'
[[email protected] ~]$ alias -p
alias l.='ls -d .* --color=tty'
alias ll='ls -l --color=tty'
alias ls='ls --color=tty'
alias vi='vim'
alias which='alias | /usr/bin/which --tty-only --read-alias --show-dot --show-tilde'

untuk menambahkan sebuah alias kita bisa menggunakan pola sebagai berikut

   alias ='
'

sebagai contoh, kita akan menyingkat perintah clear untuk membersihkan layar dengan alias c. Kita bisa menggunakan perintah berikut :

[[email protected] ~]$ alias c='clear'

Kalau kita menjalankan perintah alias dengan opsi -p atau tanpa opsi, kita akan melihat c sudah didalam alias yang sedang digunakan.

[[email protected] ~]$ alias -p
alias c='clear'
alias l.='ls -d .* --color=tty'
alias ll='ls -l --color=tty'
alias ls='ls --color=tty'
alias vi='vim'
alias which='alias | /usr/bin/which --tty-only --read-alias --show-dot --show-tilde'

Sampai sini, ketika kita mengetikkan c kemudian kita enter maka efeknya sama dengan kita mengetikkan clear

Lalu bagaimana untuk menghapus atau mematikan alias, kita bisa menggunakan perintah unalias namaProgram . Sebagai contoh, jika kita ingin menghapus alias c yang sebelumnya kita buat, kita cukup menggunakan perintah

[[email protected] ~]$  unalias c

Untuk membuat penambahan alias permanen. anda bisa menambahkan alias pada file .bashrc yang ada didalam home direktori kita masing-masing. Selamat Mencoba!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.