Flash di Linux Hanya Akan Ada di Chrome

Adobe mengumumkan bahwa di masa depan untuk Linux hanya akan tersedia lewat Google sebagai bagian dari peramban web Google Chrome dan tidak bisa diunduh sebagai download terpisah. Plugin yang disertakan ini juga hanya akan mendukung API plugin Chrome. Perubahan ini akan diberlakukan setelah rilis Flash Player 11.2 akhir tahun ini.

Dalam sebuah , Adobe menyatakan bahwa mereka sudah bekerja sama dengan Google mengembangkan pengganti API Plug-in Netscape yang saat ini digunakan oleh Flash Player yang diberi nama PPAPI atau Pepper. Pepper didesain untuk menjadi API modern tunggal untuk plugin didalam peramban web dengan sebuah lapisan abstraksi yang efekting menyembunyikan berbagai tipe peramban web dan API.

Adobe bekerja sama dengan Google menggarap API ini karena Flash Player merupakan salah satu plug-ins kompleks yang tersedia dan kerjasama ini membuat Google menyediakan Flash Player berbasis API Pepper didalam Google Chrome baik untuk platform 32-bit maupun 64-bit termasuk Linux. Google sudah mengembed Flash Player buatannya sendiri di peramban web Chrome dan bekerja sama dengan Adobe untuk memastikan mereka mendapat update keamanan untuk Flash di Chrome pada saat yang sama.

Adobe juga mengumumkan bahwa setelah rilis Flash Player 11.2, plug-in peramban web Flash Player untuk Linux hanya akan tersedia lewat API Pepper dan hanya akan didistribusikan sebagai bagian dari Google Chrome. Tidak akan ada lagi unduhan langsung Flash Player untuk Linux, tetapi update keamanan untuk versi non-Pepper Flash Player 11.2 untuk Linux akan terus ada sampai lima tahun setelah rilis. Platform non-Pepper di platform lainnya akan terus didukung oleh Adobe.

Mozilla sebelumnya menyatakan bahwa mereka tidak berminat untuk menggarap Pepper saat ini, sehingga rilis Flash Player 11.2 akan menjadi rilis terakhir Flash untuk Firefox di Linux.

Via :

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.