Editor Skenario Trebly Diluncurkan ulang

Trelby 2.0, aplikasi editor skenario open source telah diluncurkan ulang oleh pengembang Anil Gulecha dan Osku Salerma. Trelby merupakan rebranding dari Blyte, apliaksi yang ditulis oleh Salerma pada tahun 2003 dan dijual sampai tahun 2006. Lemahnya penjualan membuat Salerma meng-open source kan aplikasi ini dengan harapan akan terbentuk komunitas disekitar aplikasi ini tetapi itu pun tidak terjadi. Akhir 2011 lalu Gulecha menemukan aplikasi ini ketika mencari aplikasi editor skenario yang lebih baik dari celtx. Dia emulai melakukan perbaikan di Blyte dan ini menginspirasi Salerma untuk kembali mengerjakan aplikasi ini. Mereka berdua menamai ulang aplikasi ini, menyegarkan kode-kode yang ada, membuat situs web dan sekarang mencoba untuk membuat komunitas disekitar aplikasi yang mereka kembangkan ini meskipun mereka mengakui bahwa perpotongan anyara pengembang piranti lunak dan penulis skenario sangat kecil.

Trelby 2.0 merupakan aplikasi penulisan skenario multi platform yang didesain untuk memaksakan pemformatan dan pembuatan halaman skrip yang benar yang dibutuhkan di skenario. Trelby dapat menunjukkan view draft, WYSIWYG ataupun layar penuh skenario yang ada dan juga pelengkapan otomatis nama karakter dan juga database lebih dari 200.000 nama dan kemampuan untuk melaporkan scene, lokasi, karakter dan dialog sehingga penulis bisa memastikan tidak ada yang tertinggal di skrip mereka. Penulis bisa membandingkan beberapa versi skrip, mengimpor teks terformat atau file XML milik Final Draft dan juga melakukan ekspor ke PDF dan format lainnya menggunakan generator PDF yang dapat dikonfigurasi. Sebuah galeri tangkapan layar menunjukkan berbagai macam fitur yang ada.

Trelby dapat anda unduh untuk Windows, Debian/Ubuntu dan sistem Linux lainnya. Pengembang saat ini mencari bantuan melakukan porting Trelby ke Mac OS X dan membuat paket RPM. Trelby dilepas dibawah lisensi GPLv2. Kode sumber dapat anda unduh dari repositori github.

Via :

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.