Pre-Rendering di Chrome Membuat Salah Hitung Statistik Browser

Sejak versi 13, peramban web Google Chrome mampu melakukan pre-load dan pre-render halaman untuk meminimalisir waktu tunggu ketika pengguna mengklik sebuah link. Meskipun demikian tidak semua link yang di pre-load di klik oleh penggguna. Menurut NetApplications, jumlah halaman pre-load yang tidak terbaca sebanyak 4.3% dari seluruh kunjungan halaman dengan Chrome pada bulan Februari 2012

Oleh karena itu, NetApplications memutuskan untuk mengubah metode penghitungan dan menggunakan API Page Visibility yang diimplementasikan engine peramban web WebKit, dengan skrip tracking yang telah dimodifikasi untuk mengeluarkan halaman yang tidak dilihat dari perhitungan. Peramban web lainnya tidak terkena dampak karena tidak memiliki fitur pre-render.

Dampak secara statistik memang kecil, tetapi menurut Gambaran Net Applications Bulan Februari, Internet Explorer masih memimpin dengan pangsa 52,84%, diikuti Firefox (20,92%) dan Chrome (18,9%). Pada bulan Desember, Chrome memiliki pangsa 19,11%. Apakah fitur pre-render ini juga akan mempengaruhi statistik yang dirilis perusahaan lain seperti yang dirilis oleh AT Internet masih harus kita tunggu.

Via :

2 thoughts on “Pre-Rendering di Chrome Membuat Salah Hitung Statistik Browser

  1. Pingback: lnxbox

  2. Pingback: muhammad panji

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.